Level 2 : Teman Spesial

Kamu mungkin telah berusaha untuk bisa mencapai level ini, tapi sekarang kamu bisa percaya diri kalau kamu setidaknya ‘Berteman’! Kamu bisa saja memiliki beberapa teman dekat tapi dia lebih menonjol dan kamu akan ingin lebih dekat dengannya dan menjadi ‘Teman Spesial’. Fase ini tetap melibatkan situasi berkelompok (mengenal lebih dalam tentang seseorang dalam situasi berkelompok – saat pelayanan dan bersenang-senang) Tanyakan pertanyaan yang sepatutnya tentang latar belakang, visi, dll. Lihat bagaimana dia bereaksi/merespon pada situasi tersebut.

Sesi Pertanyaan

Pertanyaan 1

Bagaimana ‘Teman Spesial’ bisa berbeda dari ‘Teman’?

Jawaban 1

Pada level ini kalian yakin kalian ‘Berteman’ dan mungkin berpikir kalian tertarik (atau saling menyukai) satu sama lain. Kalian menjadi ‘Teman Spesial’; kalian mungkin berinteraksi lewat media sosial secara teratur. Saat kalian berkumpul secara alami kalian mengobrol dan mencari tahu ketertarikan yang sama dan berbagi hal yang disukai dan tidak disukai.

Pertanyaan 2

Dapatkah aku memiliki lebih dari satu ‘Teman Spesial’?

Jawaban 2

Iya! Karena orang ingin tahu ada atau tidaknya ketertarikan yang sama dan kemungkinan percikan rasa, adalah mungkin untuk memiliki percikan rasa pada lebih dari satu orang. Tapi jika itu adalah apa yang terjadi , maka kamu perlu tetap berada pada fase ‘Teman Spesial’ lebih lama, mencari pria/wanita yang menonjol – yang berarti kalian berbagi percikan rasa pada beberapa level. Ini bisa termasuk penampilan fisik, karakter diri, ketertarikan yang sama, tujuan dan visi, dll. Ketertarikan fisik penting tapi bukan satu-satunya area dimana ada rasa yang terpercik. Ingat bahwa kamu perlu merasa tertarik pada beberapa level agar hubungan itu bisa berlanjut.

Pertanyaan 3

Bagaimana jika seseorang yang penting dalam hidup saya (contohnya, pemimpin connect group saya) mengatakan kalau baik saya maupun dia belum siap untuk sebuah hubungan saat ini?

Jawaban 3

Ini bukan keputusan yang mesti diambil pemimpin connect groupmu. Alasan paling umum mengapa seorang pemimpin connect group memintamu untuk lebih baik menunggu adalah karena baik kamu maupun dia adalah seorang yang baru percaya – kamu ingin “Teman Spesial” mu terlebih dahulu jatuh cinta pada Yesus sebelum dia jatuh cinta padamu. Membangun dasar iman akan membantumu membangun hubungan yang kuat. Berapa lama kamu menunggu terserah padamu. Yang lainnya hanyalah nasehat.

Pertanyaan 4

Siapa yang dapat kuanggap sebagai “Teman Spesial”?

Jawaban 4

Awal perjalanan yang baik adalah memulainya dengan seseorang yang memiliki ketertarikan dan hobi yang sama/serupa

 

Alkitab memiliki saran yang bagus untuk kita:

Ini bukanlah perintah, tapi saran umum untuk memasuki segala jenis hubungan. Mengapa Tuhan peduli terhadap hubungan kita? Karena Ia mengetahui bahwa hubungan yang baik dapat mengembangkan dan menguatkan diri kita. Baik untuk melakukan hubungan dalam konteks pekerjaan ataupun percintaan, lebih bijak untuk menilai seseorang dari perilakunya dibanding perkataannya. Gaya hidup seseorang lebih ditentukan dari perilakunya daripada perkataannya. Apakah yang dapat kamu nilai dari perilaku partnermu?

 

Untuk mengetahui lebih dalam tentang topik ini, kamu dapat membaca:

Pertanyaan

Apa yang dapat kamu terapkan dari ayat diatas terhadap hubunganmu?

Hal yang tidak boleh kamu lakukan di tahap ‘Teman Spesial’

 

1. Jangan terburu-buru di tahap ini. Ambil waktumu! Kenalilah dia.

 

2. Jangan menilai buku dari sampulnya saja. Periksalah isi bukunya apakah sebagus bungkusan luarnya.

 

3. Harap perhatikan ini!!! Jangan masuki tahap berikutnya sampai kamu mengetahui visi, tujuan hidup dan ketertarikan, dan beberapa sikapnya (‘isi bukunya’).

 

4. Jagalah waktu bersama-sama di sosial media, telepon, dsb supaya relatif singkat (tetapkanlah batasan)..

 

5. Jangan mengharapkan komitmen.

 

6. Jangan mengharapkan lamaran pernikahan.

 

7. Jangan membeli hadiah-hadiah yang mahal!

 

8. Jangan menyentuh! – lebih daripada apa yang wajar antar teman.

Tips untuk Tahap Teman Spesial

1. Nikmatilah pertemanan!

 

2. Tertariklah kepada kehidupan temanmu dan saling memberikan semangat.

 

3. Datanglah ke acara yang dia kunjungi.

 

4. Tertariklah pada hal-hal yang dia tertarik.

 

5. Berteman baiklah juga dengan teman-temannya yang lain.

 

6. Carilah hubungan dalam berbagai area kehidupan kamu: visi, ketertarikan, tujuan-tujuan, dll.

 

7. Kalau kamu ingin naik ke tingkat berikutnya tapi engkau tidak yakin apakah “Teman Spesialmu”memiliki perasaan yang sama, tanyakan beberapa teman untuk memberikan nasihat dan pertolongan, mungkin termasuk lifegroup leadermu. Tapi ingatlah bahwa lifegroup leadermu bukan untuk menjodohkan. Nasihat mereka adalah nasihat – itu saja! Dan nasihat mereka tidak boleh memiliki kepentingan-kepentingan pribadi.